Minggu, 23 Juli 2017

Ini Akibatnya jika Telat Mengganti Oli Transmisi / Oli Gardan Motor Matic

Tags

Akibat telat mengganti oli transmisi motor matic - Mengganti oli transmisi motor matic, tidak kalah penting dengan mengganti oli mesin. Kenapa demikian, sebab oli transmisi mempunyai peran penting dalam perpindahan kecepatan gigi otomatis.

Lalu timbul pertanyaan, bagaimana jika motor matic telat dalam mengganti oli transmisi? Berikut ulasan tentang akibat telat mengganti oli transmisi motor matic, yang harus Anda ketahui.

Sepeda motor matic pada dasarnya sama dengan motor yang menggunakan gigi., Keduanya sama-sama menggunakan oli mesin sebagai pelindung dan pelumas mesin. Hanya saja pada motor matic, ada tambahan oli transmisi alias oli gearbox karena perpindahan gigi dilakukan secara otomatis.

Telat mengganti oli transmisi motor matic

Waktu yang tepat mengganti oli transmisi motor matic


Menurut pakar otomotif, pergantian oli transmisi sebaiknya dilakukan jika sudah mencapa 8000Km, dan ada juga yang menyarankan jika pergantian oli transmisi mengikuti alur pergantian oli mesin, dengan rumus 3x ganti oli mesin = 1x oli transmisi.

Namun, admin berpendapat bahwa pergantian sebaiknya dilakukan sebulan sekali atau maksimal 2-3 bulan sekali. 

Kenapa demikian, sebab oli transmisi yang diganti secara rutin, akan berdampak pada performa motor matic secara keseluruhan. Selain itu, harga oli transmisi juga tidak mahal dan relatif murah, hanya berkisar diangka 13-17 ribu.

Apalagi jika motor matic Anda mengalami beberapa gejala seperti dibawah ini.
  • Suara kasar dari bagian belakang CVT
  • Kecepatan sering loss ketika gas di tarik
  • Jalannya motor matic suka tersendat bukan karena kehabisan bensin

Sudah barang tentu oli transmisi harus segera diganti, agar motor matic bisa kembali normal dan sehat wal afiat.

Akibat yang terjadi jika telat mengganti oli transmisi motor matic


Setelah mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli transmisi motor matic, sebaiknya Anda juga harus mengetahui akibat yang ditimbulkan karena telat mengganti oli transmisi.

Dari beberapa pengalaman para rider motor matic dan mekanik di beberapa bengkel, bisa ditarik kesimpulan.
  • Motor matic tidak bisa stabil
  • Bensin boros
  • Laju motor tidak maksimal
  • Suara kasar pada CVT
  • Komponen transmisi menjadi aus/rusak

Jika sudah demikian, Anda harus melakukan servis pada gearbox /transmisi motor matic dan yang paling parah harus mengganti komponen transmisi yang rusak.

Jika sudah demikian tidak ada tips ampuh dari mekanik handal manapun, selain memberikan nasehat agar selalu merawat motor matic dengan melakukan pergantian oli transmisi secara rutin.

Satu hal lagi yang juga sangat penting, yaitu jangan mengganti oli transmisi dengan takaran yang tidak pas apalagi kelebihan. Sebab, bisa membuat tarikan gas menjadi berat serta motor tidak nyaman digunakan.

Jika ingin mengganti oli transmisi sendiri, usahakan memiliki botol bekas oli transmisi yang memiliki corong panjang. Sebab takaran botol tersebut sangat pas, yaitu 120ml.

Kesimpulan

Mengganti oli transmisi sama pentingnya dengan oli mesin motor matic, walaupun kelihatan nya sepele, tapi kerusakan akibat terlambat mengganti oli bisa menguras kantong, apalagi harga oli transmisi relatif murah.

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon