Rabu, 13 April 2016

Menyusuri Jejak Bahan Batu Akik di Tempat Wisata Sukamantri Bogor Kujang Rider

Tepatnya bulan Desember, Saya bersama rekan sesama pecinta batu akik mengadakan perjalanan menuju tempat wisata bumi perkemahan Sukamantri. Dalam perjalanan kesana, Saya disuguhkan sebuah pemandangan alam yang sungguh luar biasa indah.

Kami menginap satu hari satu malam dengan berbekal sebuah gubuk yang terbuat dari bilik bambu, sambil memandang aneka pemandangan alam yang sulit untuk dilupakan. Masalah makan, kami tidak terlalu khawatir karena terdapat warung yang menyajikan aneka makan serta minum yang sederhana.

Menurut info penjaga tempat wisata tersebut, memang banyak terdapat aneka bahan batu akik yang unik serta menarik. Kami pun sempat melihat contoh batu akik yang dipakai oleh penjaga tersebut dan memang terlihat alur serat unik dan lain dari batu yang biasa kami temui.

tempat wisata batu akik sukamantri

Saat pagi hari tiba, barulah kami menyusuri jalan menuju sebuah air terjun yang terdapat di tempat tersebut. Sambil tengok kanan kiri, kami berusaha melihat apakah ada bahan batu akik yang bisa ditemui dalam perjalanan tersebut.

Sampai di air terjun pemandangan berubah menjadi sebuah kesenangan, yang tadinya kami merasa cukup lelah akibat rute jalan yang naik turun, akhirnya ter balas sudah dengan pemandangan yang sangat indah.

Ketika akan mendekati air terjun, sebuah bahan batu akik berhasil kami temukan. Kulit bahan yang berwarna coklat kehitaman yang merupakan ciri khas batu gunung, nampak jelas di genggaman tangan. Akhirnya kami mengambil sampel untuk dibuat sebagai mata cincin. dengan
meminta izin terlebih dahulu kepada penjaga kujang raider.

Ketika bersantai dan menikmati pemandangan sambil minum kopi, sebuah bahan batu nampak bersinar dari kejauhan. Saya pun mendekati dan mencoba melihat dengan lebih jelas, ternyata sebuah bahan yang mirip panca warna edong tergeletak dalam hamparan rumput. Dengan niat yang baik, yaitu untuk melestarikan berbagai batu akik nusantara, Saya pun mengangkut bahan tersebut untuk dibawa pulang.

Baca juga: timbulnya batu mirah delima ditempat wisata kebun raya bogorl

Sesampainya dirumah, kami mulai merawat dengan teknik rendam untuk menghilangkan segala kotoran yang menempel serta untuk melihat lebih jelas dengan alat senter. Ternyata kandungan mineral bahan batu akik dari tempat wisata sukamantri, hampir mirip dengan batu asal garut, namun berbeda dari segi serat dan warna.

Akhirnya saya dan rekan memutuskan untuk merendam bahan batu tersebut dan masih ingin melihat apakah terjadi proses selanjutnya atau tidak.

Sobat tertarik dengan petualangan kami, ajak rekan sesama pecinta batu akik dam mulailah menyusuri tempat wisata sukamantri untuk melihat bahan batu akik yang terdapat disana.

Semoga kisah ini bisa bermanfaat, salam gemslovers.

Baca juga: tempat wisata cibodas menyimpan misteri batu akik yang unik

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon