Senin, 15 Februari 2016

Batu Kecubung Ungu Salah Satu Batu Kelas Dunia

Tags

Batu kecubung ungu / amethys - Melanjutkan jurnal kali ini, saya akan mengulas tentang salah satu batu yang menjadi favorit atau kesukaan Saya, yaitu batu kecubung ungu atau lebih dikenal dengan nama batu ametis. Batu ini sudah hinggap di jari tangan saya, semenjak saya menyukai hobi batu akik dan saya sangat senang dengan batu ini karena warna dan tingkat kristal yang tinggi.



Sebelum saya memakai batu kecubung ini, batu tersebut hanya berwarna ungu dan belum mengeluarkan bias warna merah muda di sekelilingnya, seratnya pun terbilang masih belum menunjukkan tanda-tanda kristal, lalu saya mengikat batu dengan ikatan berbahan titanium dan memakainya di jari kemanapun saya pergi.

Singkat cerita, karena proses alam dan mendapat panas dari suhu tubuh, batu kecubung ungu berproses hingga menjadi bentuk yang sekarang ini. Warna merah muda di sekeliling dan serat awan atau kabut, adalah salah satu ciri batu tersebut mengalami proses menjadi tua.

Batu kecubung ungu yang berasal dari Kalimantan ini termasuk salah satu batu yang berkelas di mata dunia, karena batu ini termasuk salah satu batu terbaik menurut para pakar gemologi di dunia.

Baca juga: Teknik dan cara merawat bahan black opal lumpur sangat ampuh

Kalau sobat perhatikan, di dalam batu tersebut terdapat kerlip seperti berlian yang tidak dimiliki oleh batu kecubung sejenis dan saya melihat melalui kaca pembesar serta kaget dan penasaran, apakah batu kecubung amethyst ini termasuk batu akik dengan jenis kalsedon atau batu mulia dengan jenis safir, karena apa yang saya lihat di dalam batu tersebut hampir mirip dengan batu safir.

Giwang air atau lebih dengan dikenal dengan klep sinar dari batu kecubung amatis berwarna merah muda dan akan semakin bagus lagi bila batu sudah memasuki tahap kristal tinggi, yang mana semua serat kabut akan menghilang dan kembali menjadi bening. Inilah sebabnya batu kecubung amatis alami, sangat dicari karena keindahan serta prosesnya yang menarik.

Cara merawat batu kecubung ungu

Cara perawatan yang saya lakukan cukup sederhana, yaitu hanya memakainya di jari dan setiap 1 minggu sekali mengoles kan baby oil di permukaan batu agar warna ungu dari batu tersebut tetap terjaga keindahannya. Sempat ada tawaran dari seorang teman yang ingin meminang batu kecubung amatis yang saya miliki dengan harga yang tidak bisa Saya tolak, namun karena masih sayang terpaksa Saya tolak.

Batu kecubung amatis, sangat saya sarankan bagi sobat yang hobi memakai cincin batu akik, karena warnanya yang indah dan menarik serta tingkat kristal yang tinggi mampu bersaing dengan batu mulia sekelas ruby, safir, mau pun zamrud.

Itulah ulasan singkat tentang batu kecubung ungu, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan pecinta akik. Salam gemslover.

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon