Kamis, 18 Februari 2016

Batu Fire Opal Wonogiri

Tags

Halo sobat goresan pemikiran, melanjutkan postingan di jurnal kali ini, Saya akan mengulas tentang batu fire opal asal Wonogiri. Batu tersebut terlihat sangat indah sekali, dengan warna-warni kuning oranye dan merah serta memancarkan bias api didalam batunya.

Daerah Wonogiri terkenal akan kerajinan furniture yang terbuat dari batu alam, dalam hal ini batu fire opal diolah menjadi berbagai macam aksesoris seperti meja dan alat-alat yang dijadikan sebagai furniture dalam rumah tangga. Namun, karena naiknya harga batu akik para penduduk mulai menambang batu fire opal secara alami individu atau berkelompok.

Fire opal Wonogiri

Saya pribadi memiliki batu tersebut yang diperoleh dari seorang teman yang kebetulan berasal dari daerah Wonogiri, setelah mencermati bahan batunya, Saya melihat serat di dalam batu tersebut seperti cangkang kura-kura dan kebanyakan batu yang beredar di pasaran hasil dari olahan para penambang tradisional. Untuk bahan batu dengan kualitas terbaik, Saya melihat tingkat kristal yang cukup tinggi, karena waktu saya membentuknya terlihat jelas bahwa bahan batu tersebut sangat keras sekali sehingga menimbulkan percikkan api saat dipotong menjadi dua.

Batu fire opal biasa dikenal dengan nama batu barjad api, batu jenis ini memiliki aura yang bisa membuat pemiliknya menjadi berani menghadapi segala situasi dan ada juga yang beranggapan bahwa batu barjad api bisa membuat pemiliknya sering marah-marah dan apabila tidak cocok membuat pemiliknya terus dirundung masalah.

Untuk merawat jenis batu ini, Saya melakukan dua tahap teknik perawatan untuk batu fire opal yang saya miliki.

1. Teknik rendam air oksigen 


Untuk teknik pertama caranya cukup mudah, Saya hanya melakukan perendaman dalam sebuah wadah tertutup yang diisi air dengan tingkat oksigen yang tinggi dalam beberapa bulan. Hal ini dilakukan untuk memurnikan kandungan mineral dalam batu tersebut, sehingga tampilan batu akan lebih bening dan bisa memicu bias api dari dalam batu tersebut.

2. Teknik pemanasan 

Dalam teknik kedua ini, pemanasan dilakukan agar batu bisa mencapai proses yang sempurna untuk bisa mengeluarkan performa terbaiknya. Caranya ada dua, bisa dijemur dengan sinar matahari selama 1 sampai 2 jam atau digenggam di tangan selama 5 sampai 10 menit beberapa kali dalam satu hari. Kedua cara tersebut, cukup ampuh dan menghasilkan panas yang bagus untuk batu fire Opal Wonogiri.

Demikianlah jurnal tentang batu fire Opal asal Wonogiri, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca blog goresan pemikiran. Jangan lupa baca juga yang satu ini tali air batu bacan

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon