Minggu, 07 Februari 2016

Batu Akik Pertama Yang Saya Miliki

Tags

Melanjutkan artikel tentang awal mula mengenal dunia batu akik, saya lanjutkan dengan tajuk berjudul batu akik pertama yang saya miliki. Batu itu bernama batu pandan nanas, sebuah batu yang terkenal dan dimiliki oleh setiap orang Betawi yang hingga sekarang banyak orang menyukai batu tersebut karena ciri khas dan keindahan unik dari batu lainnya.

Batu tersebut sempat hilang entah kemana dan Saya hanya memiliki satu bagian kecil saja dan hal ini pernah Saya singgung dalam tulisan sebelumnya. Dari sinilah awal Saya menemukan cara perawatan batu pandan nanas, yang Saya tuangkan dalam sebuah artikel dengan label batu akik pandan. bagi sobat yang ingin mengetahui cara perawatan batu pandan nanas silahkan lihat label akik pandan yang berada dalam blog ini.

Akik pandan nanas

Dalam keseharian Saya merawat batu pandan, cara yang paling bagus adalah terus memakainya di jari tangan agar bisa mendapat kan hasil terbaik dari proses yang alami. Suhu tubuh manusia yang berkisar antara 36 derajat celcius, akan membuat batu pandan mendapat kan hawa panas yang stabil melalui jari.

Saya juga sering menggosok batu pandan dengan kulit selama beberapa menit, cara ini dinamakan teknik gosok poles yang bermanfaat untuk mengkilapkan permukaan batu agar terlihat lebih kristal dan bening. Alhasil hanya dalam beberapa bulan, batu pandan yang Saya miliki terlihat sangat indah menawan Dan juga sangat licin.

Batu ini sempat mendapat tawaran dari teman sesama pecinta batu akik pandan, namun saya urung menjualnya karena masih suka. Kalau tidak salah pernah ditawar seharga Rp800.000 hingga Rp900.000. dengan cara tukar tambah maupun cash. Harga diatas termasuk mahal, mengingat ukuran batu Saya yang kecil serta ikatan cincin yang terbuat dari kuning sari.

Sampai artikel ini di buat, Saya masih memiliki batu pandan nanas tersebut yang selalu menemani hari-hari, dimana berbagai cara perawatan batu akik selalu Saya posting setiap harinya, dan akan selalu Saya rawat hingga bisa berubah warna menjadi merah tua.

Semoga artikel tentang jurnal perjalanan Saya dalam menyukai batu akik bisa menjadi satu motivasi bagi sobat dalam menekuni hobi batu akik. Jangan lupa baca juga yang ini  batu giok putih ulasan lengkap cara merawatnya

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon