Jumat, 05 Februari 2016

Awal Mula Mengenal Dunia Batu Akik

Tags

Halo sobat goresan pemikiran, kesukaan Saya terhadap batu akik bermula saat secara tidak sengaja mendapat sebuah batu pandan nanas dari seorang kerabat. Pada saat itu dunia perbatuan masih belum ramai seperti tahun 2010 keatas, namun geliat para pelaku dan hobi batu akik tetap eksis.

Saya ingat betul, saat itu pasar rawa bening masih merupakan bangunan tua yang diatasnya terdapat pasar swalayan. Para pedagang batu akik masih memakai lapak yang apa adanya yang terdapat di bawah bangunan tersebut dan harga untuk sebuah ikatan akik masih dibawah Rp5.000. Saat itu para pengrajin masih didominasi oleh para orangtua, yang menjual batu akik dengan harga Rp. 1.000 dalam wadah berisi air dan untuk bahan batu sangat relatif murah dan dijual dalam bentuk bongkahan.

Untuk membentuk sebuah batu, para pengrajin mematok harga Rp. 5.000. dan itupun masih bisa nego. Pemolesan batu dihargai Rp. 2.000. serta ongkos mengikat diberikan secara cuma-cuma atau gratis bagi yang membeli ikatan cincin ditempat yang sama.


Saat itu saya masih menyukai jenis cincin batu akik yang berukuran kecil karena selain terlihat pas ditangan dan tidak terlalu mencolok bagi orang lain kalau melihatnya. Ketika saya mendapat batu pandan nanas, batu itu berukuran besar dan saya potong dan bentuk menjadi dua bagian lalu Saya ikat dengan ikatan besi. waktu itu ikatan cincin yang populer adalah perak, alpaka, besi dan belum ada titanium dan rhodium seperti saat sekarang ini.

Apakah saya masih memiliki batu pandan nanas tersebut? sayangnya batu tersebut hilang dan Saya hanya memiliki satu bagian kecil saja yang selalu saya simpan dan rawat dengan baik. Jenis perawatan batu akik saat itu, cukup sederhana dan mudah dilakukan. Sobat hanya cukup memakainya setiap hari dan sering-sering digosok dengan kain celana. Alhasil batu semakin mengkilap dan kinclong saat dipakai.

Kesukaan Saya terhadap batu akik lebih dari sekedar hobi, karena menurut Saya pribadi, batu akik merupakan simbol serta jati diri bangsa yang merupakan warisan alam Indonesia yang harus dijaga serta dilestarikan.

Diberbagai belahan dunia batu merupakan suatu simbol tentang keberanian, kepemimpinan serta perjanjian. Hal ini banyak ditemukan dalam sejarah, seperti prasasti batu tulis dibogor, prasasti mesir bahkan sebuah suku inca yang terkenal memiliki batu sebagai simbol.

Perjalanan mengenal batu akik akan terus Saya sampaikan sebagai suatu wawasan yang mungkin bisa bermanfaat bagi para pembaca setia blog ini dan sekaligus menjadi jurnal pribadi Saya. Salam gemslover.

Baca juga: Teknik gosok kulit batu black opal ruyung

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon