Jumat, 08 Januari 2016

Batu Safir Pink Lebong Bengkulu dan Teknik Rendam Air Oksigen

Batu safir bengkulu atau lebih dikenal dengan nama pink lebong, merupakan batu asli Indonesia yang banyak dicari karena termasuk kedalam jenis batu permata. Ciri khas batu safir yang bisa dilihat dari serat didalam batu tersebut merupakan salah satu magnet tersendiri bagi pemburu batu yang identik dengan warna merah muda atau pink.

Menurut penelitian para gemologi, batu safir pink lebong masih banyak terdapat didaerah bengkulu. Unsur kwarsa yang ada didalam batu tersebut, termasuk jenis yang langka dan benar-benar indah jika dilihat melalui kaca pembesar.

Dari pendapat sesepuh batu akik bengkulu, terdapat pendapat yang mengatakan bahwa batu ini sebenarnya tidak terlalu populer jika dibandingkan dengan batu red raflesia. Namun, kehadiran batu safir pink lebong cukup menarik perhatian para pecinta batu akik asal bengkulu.

Batu safir pink lebong bengkulu

Cara perawatan batu safir pink lebong dengan teknik rendam

Berbicara tentang batu akik atau batu mulia serta batu permata, tidak lengkap rasanya jika tidak mengulas cara perawatan untuk menghasilkan sebuah batu yang indah. Begitu juga dengan batu safir pink lebong, yang akan menampilkan performa terbaiknya jika dirawat dengan benar.

Adapun cara perawatan yang Saya maksud adalah dengan teknik rendam atau bagi sebagian Gemslover menyebutnya dengan teknik basah. Cara ini sangat berguna untuk batu pink lebong karena bisa menghasilkan warna natural dari batu tersebut. Penasaran dengan teknik rendam ini, yuk simak dibawah ini.


Bahan-bahan:

  • Wadah rendam
  • Air oksigen


Caranya sebagai berikut:

  • Siapkan air oksigen, sebelum menuangkan kedalam wadah embunkan air tersebut semalaman dengan cara diletakkan diluar ruangan pada malam hari
  • Siapkan wadah, lalu tuang air oksigen kedalamnya
  • Rendam batu selama satu bulan tanpa dijemur
  • Bila dalam dua minggu air menjadi keruh, ganti dengan yang baru


Teknik rendam menggunakan air oksigen sudah sering saya ulas dalam blog goresan ini, dan saya sangat menganjurkan setiap batu akik untuk dirawat dengan cara ini. Disamping mudah dan simpel teknik ini sangat alami sehingga bisa membuat batu menjadi lebih bagus lagi.

Cara ini juga bisa untuk merawat bahan batu safir pink lebong sebelum dibentuk menjadi mata cincin yang indah, namun jumlah air harus lebih banyak dari bahan batu yang dirawat agar bisa maksimal hasilnya.

Semoga artikel tentang batu safir pink lebong ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat, khususnya bagi pecinta batu akik asal bengkulu. Salam gemslover.

Baca juga yang ini: Batu pandan dan mitos rendam air isotonik

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon