Minggu, 10 Januari 2016

Batu Black Opal Cikole Ulasan Lengkap dan Cara perawatan Mudah

Batu black opal Cikole, termasuk salah satu dari jenis batu yang mudah dalam mengeluarkan jarong. Beberapa Gemslover meyakini bahwa selain dari jenis batu tersebut, sulit sekali dirawat untuk mengeluarkan kembang jarong. Apakah memang benar demikian, berikut ini beberapa ulasan tentang batu black opal Cikole yang patut sobat ketahui.

Dari jenis bahan batunya, opal asal Cikole ini memang lebih unggul dari segi bibit jarong. Dari beberapa bahan batu yang Saya lihat, banyak sekali kerlip perak menyebar di permukaan dan didalam bahan batu tersebut. Namun, dari segi kekerasan batu tersebut mudah sekali retak bila terjatuh atau terlalu sering terkena panas.

Sebenarnya, Saya berpendapat bahwa setiap bahan batu black opal pasti bisa mengeluarkan kembang jarong, asalkan punya bibit, jelly yang cukup memadai. Umumnya, para pecinta batu black opal hanya melihat bibit dari kulit luar saja dan tidak sampai melihat kedalam bahan batu, jadi wajar saja bila banyak yang sudah merawat tapi hanya sedikit kembang yang keluar atau malah tidak keluar jarong sama sekali.

Untuk merawat batu black opal, cukup lakukan satu cara saja, bila tidak berhasil coba lihat bahan batu, apakah masih ada bibit atau tidak. Selain itu, bila memang masih ada bibit, coba lakukan cara yang lain atau dengan menambah frekuensi penjemuran.

batu black opal cikole

Cara perawatan batu black opal Cikole

Bila sobat memiliki batu opal asal cikole, berikut ini cara merawat yang mudah dan simpel, namun mempunyai hasil yang bagus.

Bahan-bahan:

  • Minyak kayu putih
  • Minyak bayi
  • Wadah


Cara merawatnya:

  • Siapkan wadah
  • Campur minyak kayu putih dengan minyak bayi dengan perbandingan 2:1, lebih banyak minyak kayu putihnya
  • Aduk hingga kedua minyak tercampur rata
  • Lalu oleskan ke permukaan batu dan jemur satu jam saja
  • Lakukan selama batu belum mengeluarkan kembang jarong


Cara perawatan diatas memang sangat Saya anjurkan untuk batu opal jenis Cikole, karena batu jenis ini tidak perlu menggunakan teknik rendam yang biasa dilakukan untuk jenis sempur maupun jenis porselin.

Agar hasil lebih maksimal, bersabarlah karena waktu mempunyai peranan yang sangat penting dalam teknik ini.

Semoga ulasan diatas mudah di pahami dan bisa menambah wawasan serta bermanfaat bagi sobat semua, khususnya bagi pecinta batu black opal . Salam gemslover.

Baca juga yang ini: Batu pandan dan mitos rendam air isotonik

3 comments

Boss,ane punya BO hitam legam,ga ada jellynya.jika kering BO itu berwarna merah kecoklatan,kl direndam minyak cuma hitam legam,tp kalo di gosok kulit keluar warna biru,merah,hijau walau cm titik2.
Pertanyaanya :
bisa ga BO tsb keluar jarong?
Terima kasih banyak juagan.
Smg sukses selalu.

Kalau melihat dari ciri yang disebutkan bisa bos Shayna, itu termasuk jenis jarong kering. Saya sudah pernah tulis artikelnya. Thanks

Trima kasih gan atas penjelasannya.tp ane mau tanya lagi.ane punya BO ruyung tp blm jarong.maksud ane mau ane kupas kulitnya tp kulitnya tebal dan keras bgt. tebalnya kira-kira 3-5mm.
Seandainya tdk dikupas apa kulitnya bisa jarong gan?
Dan lebih afesien dikupas atau tidak dikupas?
Thanks gan
semoga sukses selalu.

Berkomentarlah dengan baik,sopan dan sesuai tema, promosi dagangan dan link hidup akan dianggap spam.
EmoticonEmoticon